Baru-baru ini saya ditanya beberapa teman caranya untuk melupakan seseorang. Biasanya saya balik bertanya, "Yakin mau ngelupain?" Dan biasanya mereka tetep keukeuh bilang iya. Ya begitulah manusia kalau sudah merasa sakit hati langsung aja pingin melupakan segal sesuatunya. Padahal dari sekian pengalaman dengan seseorang ( yg biasanya sih orang yang dulu dicintai )kan ada juga pengalaman yang baik dan berharga sebagai pembelajaran. tapi ya itulah manusia :-).
Kembali soal lupa-melupakan. Kadang heran juga dengan orang-orang yang sering bilang susah ngelupain sesuatu. Padahal urusan lupa itu alamiah sekali, malah sering kita lakukan. Coba sekarang ingat-ingat lagi pelajaran kimia itu membahas apa aja waktu kita SMP dulu ? hehehe....pasti lupa. Kan berarti lupa itu gampang. Bahkan banyak hal yang kita lupain setiap hari. Bayangkan gimana kalau kita ingat semua hal dalam hidup kita ? bisa stress kita hehehe....Ya pokoknya ngelupain itu gampang.titik.
Seperti dalam tulisan saya terdahulu, dan pastinya teman-teman juga sudah mengetahuinya. Cara paling mudah untuk melupakan sesuatu atau seseorang adalah bukan dengan berusaha untuk tidak mengingat sesuatu atau seseorang tersebut, melainkan dengan mengingat sesuatu atau sesorang lainnya. Mudahkan ?
Nah sementara teamn-teman melakukan hal diatas, sebelumnya teman-teman juga bisa melakukan salah satu teknik yang akan saya jabarkan sebentar lagi. Sederhana, mudah, namun sangat powerful. Saya tahu, teman-teman semakin ingin mengetahuinya. Baiklah, saya akan jelaskan dan itu membuat teman-teman mudah sekali paham dan melakukannya.
Teman-teman bisa melakukan ini dalam posisi apapun yg menurut teman-teman paling nyaman. Duduk boleh, tiduran juga boleh kalau memang itu yang paling nyaman buat teman-teman. Setelah itu bayangkan sosok orang itu dengan jelas. Boleh sambil tutup mata, atau buka mata mana lebih mudah buat teman-teman membayangkanya. Perhatikan gambar apa yang muncul dalam bayangan teman-teman. Apakah bergerak atau diam ? bagaimana warnanya, apakah berwarna atau hitam putih ? terang atau redup ? apakah ada suara-suara ? jika ada, apakah jelas atau sayup-sayup ? Apakah juga tercium bau juga ? jika ada, apakah kuat baunya atau hanya tercium sedikit ? ( untuk bau dan suara biasanya bisa menggunakan skala 1-10 ). Kemudian lakukan ini, jika gambarnya tadi jelas dan berwarna serta bergerak ( seperti film ), ubah menjadi gambar diam ( seperti foto ), lalu ubah warnanya menjadi hitam putih pucat. Jadi sekarang berbentuk foto yang warna hitam putih kabur. jika tadi ada suara dan baunya, turunkan skalanya, misal kalau tadi skalanya di 9 turunkan menjadi skala 1 atau 0 sekalian. Setelah itu dalam bayangan teman-teman, foto itu teman-teman remas menjadi seperti bola kertas ( ingat, hanya dibayangkan saja ). Setelah jadi bola kertas, bayangkan teman-teman lihat disebalah kiri teman-teman ada tempat sampah yang baunya busuk, bahkan teman-teman bisa mencium bau busuknya sangat kuat. Lalu buang bola kertas tadi kedalam tempat sampah yang berbau busuk tersebut. Tutup tempat sampahnya. Kemudian masih dalam imajinasi teman-teman, tendang tempat sampah itu sejauh-jauhnya, bahkan teman-teman bisa membayangkan tempat sampah itu jauh masuk kedalam jurang sampai gak kelihatan lagi. Setelah itu buka mata ( jika tadi melakukannya sambil terpejam ). Dan jangan heran jika setelah itu teman sudah melupakannya dan bahkan menjadi malas untuk mengingatnya kembali. :-):-) silahkan melakukanya.....:-):-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar